TUGAS 3 : Tanggung Jawab Bisnis

Januari 23, 2015


Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan



A. Pengertian Etika Bisnis

Etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan norma yang dijadikan tuntunan dan pedoman berperilaku dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri, dan masyarakat.

Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh.

Von der Embse dan R.A. Wagley dalam artikelnya di Advance Management Journal (1988), memberikan tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu:

  1. Utilarian Approach: setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
  2. Individual Rights Approach: setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihirmati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
  3. Justice Approach: para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan maupun secara kelompok.

B. Hal-hal yang Mempengaruhi Keputusan Bisnis

Ada beberapa kelompok yang dapat mempengaruhi kepentingan bisnis, diantaranya:

  1. Pengusaha dan mitra usaha
  2. Perusahaan pemasuk barang baku
  3. Organisasi pekerja yang mewakili pekerja
  4. Pemerintah yang mengatur kelancaran aktivitas usaha
  5. Bank penyandang dana perusahaan
  6. Investor penanam modal
  7. Masyarakat umum yang dilayani
  8. Pelanggan yang membeli produk

C. Manfaat Etika Bisnis

Haruslah diyakini bahwa pada dasarnya praktek etika bisnis akan selalu menguntungkan perusahaan baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang, karena:

  1. Mampu mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi, baik intern perusahaan maupun eksternal
  2. Mampu meningkatkan motivasi pekerja
  3. Melindungi prinsip kebebasan berniaga
  4. Mampu meningkatkan keunggulan bersaing

Untuk memudahkan penerapan etika perusahaan dalam kegiatan sehari-hari maka nilai-nilai yang terkandung dalam etika bisnis harus dituangkan ke dalam manajemen korporasi yakni dengan cara:

  • Menuangkan etika bisnis dalam suatu kode etik (code of conduct)
  • Memperkuat sistem pengawasan
  • Menyelenggarakan pelatihan (training) untuk karyawan secara terus menerus

D. Tanggung Jawab Perusahaan

1) Tanggung Jawab Sosial kepada Pelanggan

Tanggung jawab kepada pelanggan jauh lebih luas daripada hanya menyediakan barang atau jasa. Perusahaan mempunyai tanggung jawab ketika memproduksi dan menjual produk. Dalam prakteknya tanggung jawab tersebut meliputi:

  • Tanggung jawab produksi: produk harus diproduksi dengan keyakinan menjaga keselmatan pelanggan. Label peringatan harus ada guna mencegah kecelakaan karena salah penggunaan dan adanya efek samping.
  • Tanggung jawab penjualan: perusahaan tidak melakukan strategi penjualan yang terlalu agresive atau iklan yang menyesatkan. Perlu survey kepuasan pelanggan, dimana yang bersangkutan diperlakukan sebagaimana mestinya.

Menjamin tanggung jawab sosial kepada pelanggan dapat dilakukan dengan tahap menciptakan kode etik yang berisi serangkaian petunjuk untuk kualitas produk, sekaligus sebagai petunjuk bagaimana karyawan, pelanggan, dan pemilik seharusnya dipelihara. Dapat juga dilakukan dengan memantau semua keluhan dari pelanggan, mencari sumber keluhan lalu pastikan bahwa masalah tersebut tidak akan terulang, dan meminta pelanggan untuk memberi umpan balik atas barang atau pun jasa yang mereka beli walaupun selama ini tidak ada keluhan dengan mengirim kuisioner.

Tanggung jawab kepada pelanggan didorong juga oleh sekelompok konsumen tertentu. Konsumerisme mewakili permintaan kolektif pelanggan dimana bisnis memenuhi kebutuhan mereka.

2) Tanggung Jawab Sosial kepada Karyawan

  • Rasa aman para karyawan
  • Perlakuan layak oleh karyawan lain
  • Perlindungan terhadap pelecehan seksual
  • Kesempatan yang sama hak sipil

Cara perusahaan meyakinkan tanggung jawab kepada karyawan bahwa mereka mendapatkan perlakuan yang layak, beberapa perusahaan menciptakan prosedur keluhan untuk karyawan yang merasa bahwa mereka tidak diberi kesempatan yang sama. Keluhan tersebut kemudian ditangani oleh seseorang ataupun departemen yang ditunjuk oleh perusahaan.

3) Tanggung Jawab Sosial kepada Pemegang Saham

Perusahaan bertanggung jawab untuk memuaskan pemilik (pemegang saham). Cara perusahaan untuk meyakinkan tanggung jawab sosial kepada pemilik saham antara lain dengan cara:

  • Manajer perusahaan memonitor keputusan perusahaan untuk meyakinkan bahwa mereka membuatnya untuk kepentingan pemilik
  • Gaji karyawan dikatkan dengan kinerja perusahaan. Dalam hail ini karyawan tinggal memfokuskan pada memaksimalkan nilai perusahaan
  • Pemegang saham aktif dalam mempengaruhi kebijakan manajemen perusahaan, terlebih ketika mereka tidak puas dengan gaji para eksekutif perusahaan atau kebijakan lain. Pemegang saham yang sangat aktif umumnya investor institusi yang memiliki sejumlah besar saham. Mereka akan meminta pertanggung jawaban eksekutif perusahaan atas ketidak puasannya.

4) Tanggung Jawab Sosial kepada Kreditor

Jika perusahaan mengalami masalah keuangan dan tidak dapat memenuhi kewajibannya, harus memberi tahu para kreditor. Biasanya kreditor bersedia memperpanjang jatuh tempo pembayaran serta memberi saran dalam mengatasi masalah keuangan.

5) Tanggung Jawab Sosial kepada Lingkungan

  • Pencegahan polusi udara dengan cara peninjauan kembali proses produksi. Contohnya membatasi jumlah Co2 yang disebabkan oleh proses produksi dengan mendesain peralatan produksi dan produknya, mendaur ulang plastik dan membatasi pemakaian material yang akan menjadi sampah solid.
  • Pencegahan polusi daratan dengan cara peninjauan kembali proses produksi dan pengemasan serta menyimpan dan mengirim barang sisa yang beracun ke lokasi pembuangan.

6) Tanggung Jawab Sosial kepada Komunitas

  • Sponsori acara masyarakat lokal di sekitar perusahaan
  • Memberikan sumbangan kepada masyarakat tidak mampu
  • Menyumbangkan dana untuk tujuan pendidikan


SUMBER lihat disini ya :)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.