Random | Ramadhan Datang, Saatnya Munggahan

Mei 11, 2019
tradisi budaya sunda saat ramadhan - munggahan - dessyrinata
ramadhan datang, saatnya munggaha


Hello, Dear.

Tanpa kerasa, kita udah memasuki nyaris satu minggu Ramadhan. Mungkin agak telat ya aku bahas ini, tapi, mungkin aja kan ternyata ada yang belum tahu apa itu munggahan.

Untuk kamu yang tinggal di tanah Sunda, mungkin udah gak asing lagi sama kata ini. Tapi, bagi yang baru-baru aja pindah ke sini, atau selama di sini gak berada di lingkungan orang Sunda, mungkin masih aneh denger kata munggahan, ya.

Jadi, apa sih, munggahan itu?


Menurut wikipedia

Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut bulan Ramadhan, yang dilakukan di akhir bulan Sya'ban. Bentuk pelaksanaanya bervariasi, umumnya berkumpul bersama keluarga dan kerabat. makan bersama, saling bermaafan, dan berdoa bersama.Selain itu, ada juga yang mengunjungi tempat iwsata bersama keluarga, berziarah ke makan orang tua atau orang saleh, atau mengamalkan sedekah munggah (sedekah pada sehari menjelang buka puasa).

Munggahan berasal dari bahasa Sunda, unggah, yang berarti naik, yang bermakna naik ke bulan yang suci atau tinggi derajatnya. Tradisi munggahan dimaksudnya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah, untuk membersihkan diri dari hal-hal yang buruk selama setahun sebelumnya, dan agar terhindar dari perbuatan yang tidak baik selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
tradisi budaya sunda saat ramadhan - munggahan - dessyrinata
munggahan

Tradisi Munggahan Masa Kini

Aku gak tahu kalau di daerah lain, tapi, di lingkungan sekitar aku, nyatanya tradisi munggahan masih banyak yang menjalankan. Salah satunya di kantor aku, meski pun, memang, ada beberapa temen aku yang berasal dari luar pulau Jawa dan sama sekali gak ngerti apa itu munggahan. Mereka tahunya makan-makan aja. Haha.

Di keluarga aku sendiri, kalau terlalu sulit untuk kumpul sebelum Ramadhan untuk munggahan, biasanya kami munggahan di sahur pertama. Jadi, kayak menspesialkan sahur pertama. Kayak semi wajib untuk kumpul sahur bareng di sahur pertama dengan menu makanannya yang jelas akan beda dengan puasa kedua, ketiga, dan selanjutnya. Kayak lagi semangat-semangatnya puasa. Hehe.

Kalau dulu, munggahan mungkin cuma dijalankan di lingkungan keluarga aja, saat ini kelihatannya mulai banyak juga rekanan kantor yang bikin tradisi munggahan.

Munggahan pun, gak melulu kumpul di rumah. Munggahan saat ini bisa terasa lebih fancy dengan makan di resto dan kafe kekinian, gak akan kalah seru dibanding buka bersama.

Mungkin, nanti, tradisi untuk buka puasa bersama bisa bergeser jadi munggahan. Siapa tahu ya kan.

Kalau kamu sendiri gimana? Kamu munggahan gak tahun ini? Atau kamu baru tahu sekarang apa itu munggahan?

Yuk, berbagi kisah munggahanmu sama aku. See you on my next post~



Love,

rin dessyrinata ❤


Instagram : @dessyrinata
Facebook : Zahrina Amaliani Dessyrinata
Twitter : @dessyrinataa


Ditulis di Karawang, 11 Mei 2019

2 komentar:

  1. waah baru denger kata munggahan, dan ternyata maknanya dalem banget ya.. intinya bukan sembarang ngumpul, tapi bisa mendatangkan pahala.. bener gak sih? hehe salam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, jadi di jawa barat ada tradisi munggahan mba. mungkin di daerah lain juga ada cuma beda penamaan kali ya. ya harapannya selain sebagai aja silaturahim juga bisa mendatangkan pahala, siapa sih gak mau pahala kan mba hehe. salam kenal juga ya mba

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.